Senin, 24 Desember 2012

SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF


Sistem Informasi Eksekutif

I.                   Pengertian Sistem Informasi Eksekutif
Sistem Informasi Eksekutif merupakan suatu sistem yang menyediakan Informasi bagi eksekutif mengenai kinerja keseluruhan perusahaan. Sistem Informasi Eksekutif berada di puncak sistem-sistem informasi fungsional dan menyediakan informasi bagi eksekutif. Istilah eksekutif digunakan untuk mengidentifikasi manajer pada tingkatan atas dari hierarki organisasi yang berpengaruh kuat pada perusahaan.

II.    Fungsi manajemen fayyol yang mana yang di perkirakan paling kritis pd tingkat eksekutif.
Posisi Eksekutif
• Eksekutif adalah berbeda tidak berkaitan dengan karakteristik personal tetapi dalam
kaitan dengan pekerjaan dan bagaimana itu
dilakukan.

•Seorang eksekutif bukan sekedar manajer tingkat lebih rendah pada tingkat lebih tinggi!

• Pekerjaan berubah secara drastis ketika manajer mencapai puncak, dan manajer harus mampu
memenuhi tantangan.
 
Penjelasan Gambar 1.
• Toplevel manajer akan menerima semua informasi mereka dari subsistem fungsional, dan eksekutif ini harus menaring serta mensintesa data ke dalam satu bentuk yang akan penuh arti
bagi mereka. Sistem informasi eksekutif membebaskan eksekutif dari pekerjaan tsb.

• Sistem informasi eksekutif duduk satu puncak sistem fungsional seperti yang diperlihatkan pada gambar 2 dan membuat informasi tersedia untuk eksekutif. Informasi berasal dari
keduanya, yaitu di dalam perusahaan dan lingkungan nya. Suatu hal yang diterima secara umum bahwa informasi dari lingkungan terutama penting pada level puncak.

Apakah Yang Eksekutif Lakukan?
• Istilah Eksekutif dengan bebas diterapkan
• Tidak ada perbedaan yang jelas antara eksekutif dan para manajer lain.
• Manajer Eksekutif pada level atas dari hirarki organisasi yang menggunakan satu pengaruh kuat terhadap perusahaan
• Pengaruh tsb ditingkatkan dengan cara mulai bekerja dalam perencanaan strategis dan menentukan kebijakankebijakan perusahaan

• Selain dari pada horison rencana jangka panjang mereka, eksekutif sering bisa dibedakan dari para manajer pada tingkat lebih rendah oleh sikap mereka. Eksekutif memberikan satu nilai lebih tinggi bagi kesejahteraan perusahaan dibandingkan bagi kesejahteraan unit individual di dalam
perusahaan. Dalam semangat ini, eksekutif adalah berorientasi perusahaan. Beberapa tetapi bukan semua manajer pada tingkat lebih rendah cenderung pertama untuk meletakkan kesejahteraan unit mereka sendiri.
Fungsifungsi Manajemen Fayol
• Henri Fayol mempercayai bahwa semua manajer melakukan fungsi manajemen yang sama – plan, organize, staff, direct, dan control.
• Anggapan tersebar luas adalah perencanaan ditekankan kebanyakan pada level eksekutif, sementara fungsi lain lebih kritis pada kinerja tingkat lebih rendah. Itulah alasan mengapa Robert Anthony menggunakan istilah level perencanaan strategis untuk para manajer puncak.

Fayol terkenal akan 14 prinsip manajemennya. Prinsip ini disebut Fayol dalam karya aslinya sebagai 14 prinsip administrasi. Perbedaan terjemahan dan kiblat ilmu antara Anglo Saxon danContinental menyebabkan banyak orang memahami Fayol sebagai teoris manajemen. Padahal ini disebabkan karya aslinya, “Administration Industrielle et Generale” yang diterjemahkan ke bahasa inggris “General and Industrial Management”.
Ilmu Manajemen berkembang di negara-negara Anglo Saxon, sedangkan ilmu Administrasi berkembang di negara-negara Continental. Pada perkembangan berikutnya, terdapat istilah tata usaha yang dipahami lewat bahasa belanda sebagai administratie yang maerupakan bagian dari Ilmu Administrasi itu sendiri. Pada akhirnya, di negara-negara jajahan terjadi reduksi makna administrasi menjadi dalam arti sempit tata usaha, sedangkan manajemen berkembang sesuai dengan proporsi aslinya.
I.                    Contoh berserta alasan pengguna SIE  pada suatu perusahaan
EIS adalah perusahaan lebar DSS untuk menolong eksekutif tertinggi teliti, bandingkan, dan soroti kecenderungan pada penting variable sehingga bahwa mereka dapat memonitor kinerja dan mengidentifikasi kesempatan dan masalah. Penekanan dari EIS berada di atas peraga grafis dan mudah untuk pergunakan interface pemakaian. Mereka menawarkan laporan kuat dan dril bawah kemampuan. Teknologi informasi, termasuk sistem informasi berbasis internet, memainkan peranan penting dalam bisnis. Teknologi informasi dapat membantu segala jenis bisnis, meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses bisnis mereka, pengambilan keputusan manajerial, dan kerjasama kelompok kerja, hingga dapat memperkuat posisi kopentitif mereka dalam pasar yang cepat sekali berubah. Hal ini berlaku ketika teknologi informasi digunakan untuk mendukung tim pengembangan produk, proses dukungan untuk pelanggan, transaksi e-commerce, atau dalam aktivitas lainnya. EIS dan penggudangan data teknologi sedang memusat pada pasar.

IV.   Lima langkah yang dapat dilakukan eksekutif  untuk meningkatkan sistem
a) Infrastruktur Teknologi Informasi dan Layanan Teknologi Informasi Salah satu cara agar  organisasi bisa mempengaruhi bagaimana teknologi informasi digunakan yaitu melalui keputusan-keputusan mengenai konfigurasi teknis dan organisasional dari system, siapa yang akan mendesain, membangun dan memelihara infrastruktur IT organisasi. Uniot yang bertanggung jawab memelihara layanan teknologi (hardware,software, data storage, dan network) disebut departemen system informasi.
b)  Peran manajer dalam organisasi
Tanggung jawab seorang manajer meliputi pengambilan keputusan, membuat laporan, menghadiri pertemuan, mengatur perayaan-perayaan. Untuk lebih memahami fungsi-fungsi manajerial dan perannya kita bias meneliti mdel-model klasik dan kontemporer dari perilaku manajerial.
c) Teori ekonomi.
IT mengganti biaya modal dan biaya informasi,Teknologi system informasi merupakan factor produksi seperti halnya modal dan tenaga kerja,Teori biaya transaksi menyatakan bahwa perusahaan berusaha mengurangi biaya transaksi, IT membantu perusahaan menekan biaya transaksi. Jika biaya transaksi menurun, jumlah karyawan juga mengecil karena semakin murah dan mudah bagi perusahaan untuk membuat kontrak pembelian barang-barang dan jasa di pasar disbanding membuat sendiri produk dan jasanya, Teori agensi mengatakan perusahaan memiliki ikatan kontrak di antara bagian-bagian yang harus diawasi dan dikelola, IT bias mengurangi biaya agensi, memungkinkan perusahaan untuk tumbuh tanpa menambah biaya pengawasan, dan tanpa menambah tenaga kerja.
d) Menetapkan   agenda
Tujuan   yang   harus   dicapai perusahaan (panjang, mencegah, dan jangka  pendek)
e) Membangun jaringan kerjasama  diantara  orang-orang  yang harus menyelesaikan agenda  tersebut.

V.                 SIE secara trickle down melalui organisasi
trickle down adalah Sebuah teori ekonomi bahwa dukungan bisnis yang memungkinkan mereka untuk berkembang pada akhirnya akan menguntungkan menengah dan masyarakat berpendapatan rendah, dalam bentuk kegiatan ekonomi meningkat dan pengangguran berkurang.
fenomena pemasaran yang efeknya membuat semua konsumen  mendapatkan yg terbaik.berhubungan dengan teori ekonomi bahwa manfaat keuangan yang diberikan kepada perusahaan besar dan investor kaya akan mewariskan kepada keuntungan usaha kecilPengentasan kemiskinan dapat dilaksanakan melalui banyak sarana dan program baik atau karena trickle down effect dari semakin banyaknya pengusaha mikro. Dalam rantai kemiskinan tidak selalu harus diatasi dengan cara administrasi, pengawasan dan sistem informasi didesain secara sederhana. Bagian yang saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama. Hal ini dijelaskan oleh Eksekutif mengatur sebuah organisasi atau subunit, mereka memikirkan teori-teori, khususnya yang berkaitan dengan Sistem Informasi Eksekutif Pemasaran SIE karena itu mengikuti pola trickle-down.

VI.              SIE menyertakan informasi yang dihasilkan Komputer
Sistem informasi strategis, sistem komputer yang digunakan level organisasi untuk mengubah sasaran, pengoperasian, produk, jasa, atau relasi lingkungan untuk membantu organisai meraih keunggulan kompetitif.
Keputusan strategi bisnis dari perusahaan tergantung pada:
* Produk dan jasa yang dhasilkan perusahaan
* Industri di mana perusahaan bersaing
* Pesaing, pemasok, dan pelanggan dari perusahaan
* Tujuan jangka panjang dari perusahaan
Strategi level Bisnis: Model Rantai Nilai
Strategi yang paling umum untuk level ini adalah:
1. menjadi penghasil produk dengan biaya produksi yang rendah
2. mendiferensiasikan produk dan jasa
3. mengubah lingkup persaingan baik dengan cara memperluas pasar sampai ke pasar global maupun dengan mempersempit pasar.




REFRENSI






http://id.wikipedia.org/wiki/Henri_Fayol
http://angga.blog.esaunggul.ac.id/2012/04/22/sistem-informasi-eksekutif/
http://arip-arieff.blogspot.com/